Beranda » Edukasi » Guru SMK Negeri Tempursari Raih Penghargaan Literasi Nasional dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Tahun 2026

Guru SMK Negeri Tempursari Raih Penghargaan Literasi Nasional dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Tahun 2026

Tempursari,— Budaya literasi di lingkungan pendidikan sering kali dinilai sedang mengalami masa mati suri. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial visual, minat baca serta semangat menulis di kalangan siswa maupun pendidik kerap meredup. Namun, dogma tersebut berhasil dipatahkan oleh SMK Negeri Tempursari melalui pencapaian luar biasa di tingkat nasional.
Salah seorang tenaga pendidik terbaik SMK Negeri Tempursari, Nurul Lailatul Jannah, S.Pt., berhasil membuktikan bahwa gelora literasi belum padam. Beliau resmi menerima Piala Apresiasi Literasi Penulis Buku Kolaborasi Menulis Bersama langsung dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Menghidupkan Kembali Roh Literasi yang Sempat Redup

Pencapaian ini berawal dari keikutsertaan Ibu Nurul Lailatul Jannah, S.Pt. dalam giat literasi nasional bertajuk “Menulis Bareng Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI”. Program kolaboratif ini digagas atas kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bersama Komunitas Yuk Menulis (KYM) sebagai langkah nyata untuk membangkitkan kembali ekosistem literasi sekolah yang sempat lesu.
Melalui ajang ini, para pendidik dan penulis terpilih dari berbagai daerah di Indonesia diundang untuk menggoreskan karya terbaik mereka dalam sebuah buku antologi puisi. Hasil kolaborasi berharga tersebut melahirkan sebuah karya literasi berjudul:
“Simfoni Sunyi di Bawah Langit Persahabatan: Sekumpulan Puisi Bertema Rukun dengan Teman”
Buku antologi tersebut memuat kata pengantar khusus dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta dikurasi oleh tim penyunting Vitriya Mardiyati, Ali Harsojo, S.Pd., M.Pd., dan editor Tim KYM.

Pesan dan Sambutan Inspiratif dari Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam sambutannya pada acara penyerahan penghargaan dan peluncuran buku, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik yang tetap konsisten berkarya di tengah tantangan zaman.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis teks, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai karakter, kepekaan empati, dan keharmonisan sosial. Melalui tema ‘Rukun dengan Teman’, karya-karya puisi dalam buku ini diharapkan menjadi penawar di tengah maraknya perundungan dan krisis karakter di kalangan remaja,” tegas Prof. Abdul Mu’ti.
Beliau juga menekankan pentingnya keteladanan seorang guru. Guru yang menulis akan menginspirasi muridnya untuk ikut membaca dan berkarya. Menurut beliau, gerakan seperti inilah yang menjadi kunci utama untuk membangunkan literasi Indonesia dari tidur panjangnya.

Dedikasi Nurul Lailatul Jannah, S.Pt. untuk SMK Negeri Tempursari

Bagi SMK Negeri Tempursari, keberhasilan Nurul Lailatul Jannah, S.Pt. merupakan buah manis dari ketekunan dan kecintaannya pada dunia pendidikan serta sastra. Walau berlatar belakang pendidikan peternakan (S.Pt.), hal tersebut tidak membatasi daya cipta dan kepekaan rasa beliau dalam merangkai bait-bait puisi yang bermakna mendalam.
Ibu Nurul mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas penghargaan yang diterima:
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh keluarga besar SMK Negeri Tempursari. Saya berharap pencapaian ini bisa menjadi bukti bahwa siapapun kita dan apapun latar belakang disiplin ilmu kita, kita semua bisa berkontribusi untuk menghidupkan kembali budaya literasi. Semoga anak-anak didik kita terpacu untuk tidak ragu mengekspresikan ide dan pikirannya lewat tulisan.”

Pemantik Semangat Baru bagi Warga Sekolah

Keberhasilan ini menyuntikkan angin segar dan semangat baru bagi seluruh warga SMK Negeri Tempursari. Pihak sekolah berkomitmen untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik (turning point) penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Ke depan, SMK Negeri Tempursari merencanakan berbagai program pendukung literasi, seperti:
  1. Pojok Baca Aktif di setiap ruang kelas dan area terbuka sekolah.
  2. Klub Menulis Kreatif bagi siswa yang berminat dalam penulisan fiksi maupun non-fiksi.
  3. Penerbitan Antologi Karya Siswa dan Guru secara berkala sebagai wadah apresiasi karya lokal sekolah.
Prestasi yang diraih oleh Ibu Nurul Lailatul Jannah, S.Pt. menegaskan pesan penting: Literasi di sekolah tidak boleh dan tidak akan mati suri selama masih ada guru-guru yang berani berkarya dan menjadi teladan.
Selamat kepada Ibu Nurul Lailatul Jannah, S.Pt. dan SMK Negeri Tempursari!
Teruslah menginspirasi dan mewarnai dunia pendidikan Indonesia melalui karya!

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya